In MotoGP, Sponsorship

Kami cukup kerap dihubungi melalui blog ini dan alamat email kami – info@rtrsports.com – untuk informasi seputar perjanjian sponsorship olahraga, seperti “Bagaimana cara menulis perjanjian sponsorship?”,”Apa saja elemen utama dari kontrak sponsorship?” dan “Apakah ada faksimile perjanjian sponsorship yang bisa kami gunakan?”. Ini hanyalah beberapa dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan perusahaan ketika menyusun dokumen penting seperti perjanjian sponsorship atau formulir sponsorship. Pertanyaan tersebut cukup dapat dimaklumi sebab perjanjian itu bukan sekadar peristiwa penting dalam jangka waktu panjang, tetapi merupakan instrumen hukum dalam semua aspek, yang secara resmi mengatur hubungan antara sponsor dan penerima sponsor.

Elemen utama dalam perjanjian sponsorship

Mari kita mulai dengan menyatakan bahwa sebagian besar kasus perjanjian sponsorship olahraga terdiri dari beberapa elemen tetap yang dapat dirangkum sebagai berikut:

  1. identifikasi pihak-pihak terkait;
  2. syarat dan klausul umum;
  3. definisi formal dan penjelasan tentang istilah yang digunakan dalam dokumen;
  4. kewajiban properti yang disponsori;
  5. kewajiban sponsor;
  6. kewajiban timbal balik dan produk/layanan yang termasuk dalam paket sponsorship;
  7. kompensasi;
  8. syarat dan metode pembayaran;
  9. klausul kerahasiaan;
  10. jangka waktu dan keabsahan perjanjian;
  11. pelanggaran aturan kontrak dan pengakhiran perjanjian;
  12. garansi, ganti rugi, dan keadaan kahar;
  13. hak pihak ketiga;
  14. penyelesaian perselisihan dan yurisdiksi yang berwenang;
  15. keterangan akhir;
  16. tanda tangan dan tanggal.

Seperti yang disoroti dalam daftar ini, perjanjian sponsorship adalah dokumen kompleks yang berisi banyak detail. Sederhananya, formulir sponsorship ini terdiri dari sepuluh halaman. Tetapi sering kali formulirnya lebih panjang, bahkan terkadang hingga seratus halaman. Tentu saja, panjangnya tergantung pada sejauh mana perjanjian tersebut dan jumlah entitas serta tindakan yang terlibat dalam transaksi.

Kewajiban timbal balik dan biaya perjanjian sponsorship

Dengan mengacu pada daftar sampel di atas, bagian 6 dan 7 merupakan bagian dalam perjanjian sponsorship yang paling banyak berisi informasi olahraga, yakni informasi seputar kewajiban timbal balik dan penentuan biaya.

Apa saja “kewajiban timbal balik” yang ditetapkan dalam perjanjian sponsorship? Dalam segala aspeknya, kewajiban tersebut tercantum dalam proyek sponsorship yang akan dibeli oleh calon sponsor sesuai dengan perjanjian. Singkatnya, kewajiban timbal balik adalah manfaat yang diterima sponsor ketika mensponsori tim dan atlet serta hak dan kewajiban yang timbul untuk kedua belah pihak.

Klausul kewajiban timbal balik dalam perjanjian tersebut digunakan untuk menetapkan elemen-elemen seperti yang tercantum di bawah ini (tanpa terbatas pada klausul tersebut):

  • atlet, tim/klub (atau bagiannya) dan acara (atau bagiannya) yang terlibat dalam sponsorship;
  • daftar lengkap media tempat logo sponsor akan ditampilkan;
  • ukuran logo sponsor di berbagai media, ditampilkan dalam sentimeter persegi;
  • hak untuk menggunakan gambar olahraga, nama, dan reputasi properti olahraga;
  • penggunaan showbike/showcar, jika berlaku;
  • partisipasi atlet atau staf dalam acara perusahaan atau bazar/pameran dagang;
  • layanan tambahan dan seputar sponsorship seperti perhotelan, produksi materi audio/video, dukungan selama aktivitas B2B dan B2C;

Faksimile perjanjian sponsorship: menahan hasrat godaan “lakukan saja sendiri”

Seperti yang sudah dibahas di awal artikel ini, banyak orang menghubungi kami untuk meminta faksimile perjanjian sponsorship yang dapat diedit dan dikirim ke pelanggan mereka untuk kesepakatan sponsorship. Kami selalu membalasnya dengan menyarankan agar mereka sebisa mungkin menahan diri dari melakukan perjanjian faksimile.

Secara umum, kami percaya bahwa setiap kontrak sponsorship Anda sebaiknya disusun oleh pengacara yang kompeten atau firma hukum yang memiliki spesialisasi di bidang ini. Prosedur ini memang lebih mahal daripada mengunduh templat dari Internet dan mengeditnya sendiri. Namun, manfaatnya lebih besar.

Di satu sisi, setiap kesepakatan sponsorship memang memiliki aturan main yang berbeda. Oleh karena itu, perlu adanya perjanjian sponsorship yang secara khusus ditetapkan untuk mengatur detail terkecil atas pemahaman yang disepakati oleh kedua belah pihak yang terlibat dalam sponsorship. Setelah ditetapkan dalam perjanjian, elemen-elemen seperti waktu, uang, pihak-pihak yang terlibat, detail mengenai visibilitas, dan aktivasi, jika ada, bersifat “baku” di halaman perjanjian dan elemen tersebut akan mengatur acara di masa mendatang. Hal apa pun yang tidak tertera di perjanjian tidak berlaku sama sekali.

Manfaat dari sebuah perjanjian yang disusun dengan baik oleh seorang pengacara profesional dapat dimaksimalkan ketika terjadi hal-hal di luar rencana dan muncul masalah pertama. Selain itu, hal ini tak hanya menguntungkan pihak sponsorship. Dokumen apa pun yang ditulis secara profesional dan ditandatangani secara sadar oleh kedua belah pihak di dalamnya merupakan jaminan persahabatan yang baik dan langgeng tanpa kejutan, apalagi kejutan buruk.

Kendati harapannya semua berjalan lancar, penting untuk melindungi kerja sama Anda dari beberapa situasi yang berpotensi tidak mengenakkan yang mungkin merugikan bagi sponsorship dan properti yang ikut disponsori. Apa yang dapat terjadi jika, misalnya, klub/tim yang Anda sponsori didiskualifikasi atau atlet yang mengenakan logo Anda terbukti positif menggunakan doping? Apakah sponsorship akan dilanjutkan atau akan dihentikan? Apakah uang yang telah Anda bayarkan akan dikembalikan, entah sebagian atau seluruhnya, atau tidak dikembalikan sama sekali? Kasus-kasus seperti itu, serta banyak kasus lainnya, harus dipertimbangkan ketika menyusun perjanjian sponsorship guna menemukan solusi yang tidak ambigu bagi sponsor dan harus dinyatakan secara jelas dalam dokumen.

Perjanjian sponsorship untuk MotoGP dan dukungan yang diberikan oleh RTR Sports Marketing

Perjanjian sponsorship terkait MotoGP dan olahraga motor pada umumnya tidak jauh berbeda dari perjanjian sponsorship olahraga konvensional, dalam hal formulir dan konten secara keseluruhan. Tentu saja, setiap cabang olahraga memiliki keunikan masing-masing yang harus dicantumkan dalam perjanjian. Sebagai contoh, di kejuaraan motor dunia, penerapan logo yang benar di motor, seragam, kotak, truk, dan sebagainya, nyatanya berperan cukup penting. Inilah alasan setiap media yang dimaksudkan untuk memberikan visibilitas harus ditetapkan dengan jelas dalam perjanjian tersebut, termasuk dimensi logo masing-masing sponsorship yang ditentukan dalam sentimeter persegi. Semua informasi tersebut dikumpulkan dalam lampiran grafis, yang merupakan bagian sangat penting dari perjanjian, dalam bentuk gambar yang secara visual mendukung isi perjanjian.

Aspek lain yang perlu dipertimbangkan adalah atlet yang bersangkutan dengan sponsorship sebab hal tersebut tidak selalu melibatkan seluruh tim. Sering kali perusahaan memutuskan untuk memasang logo mereka di satu pembalap, bukan dua pembalap karena menganggap pembalap lain dalam tim mungkin sudah memiliki satu atau beberapa sponsor. Dalam kasus-kasus ini, perjanjian sponsorship akan menunjukkan secara spesifik dan resmi atlet mana saja yang terlibat. Selain itu, informasi tersebut akan menjelaskan apakah sponsorship juga melibatkan staf dan bagian kotak pembalap.

Terakhir, namun tak kalah pentingnya, aturan untuk mengatur bonus terkait hasil olahraga. Tim dan pembalap dapat menerima bonus tambahan setiap kali mereka memenangkan podium dan bonus moneter yang besar jika mereka berhasil menjadi juara dunia. Tentu saja ini adalah “risiko positif” yang menyebabkan nilai tambah untuk aktivitas sponsorship setiap kali peristiwa semacam itu terjadi. Risiko-risiko lain dapat dikurangi dengan polis asuransi khusus yang langsung dapat dimasukkan dalam anggaran Anda, sehingga membuatnya lebih stabil. Praktisnya, polis tersebut semacam perlindungan yang akan memungkinkan Anda untuk tetap mendukung tim/atlet tanpa henti sebab Anda akan menyadari bahwa memenangkan kejuaraan dan manfaat berikutnya tak terlalu menguras tenaga lagi.

Jika Anda ingin tahu informasi lebih lanjut tentang sponsorship, baca Aktivasi Sponsorship.

Agen kami, RTR Sports Marketing, telah memiliki bisnis inti di MotoGP dan sponsorship olahraga motor selama 25 tahun terakhir. Jika Anda merasa perlu berkonsultasi tentang perjanjian sponsorship atau jika Anda mencari pakar dan penasihat hukum yang kompeten dalam cabang olahraga ini guna membantu Anda menuliskan formulir sponsorship olahraga pertama Anda, hubungi kami di alamat email: info@rtrsports.com.

[eng-blog]
Emanuele Venturoli
Communication Manager for RTR Sports Marketing. A degree in Communication at the University of Bologna and a passion for sport brought me where I'm today.
Recent Posts

Leave a Comment

Scrivici

Scrivici un messaggio, verrai contattato al più presto.

vinales-rossi-cotasponsorship moto3