Saya menawarkan sponsorship, mencari sponsor, perusahaan yang tertarik untuk mensponsori. Ini hanyalah beberapa dari sekian banyak pencarian yang dilakukan setiap hari oleh tim dan atlet yang mencari pendanaan untuk musim atau karier olahraga mereka. Namun perhatikan: mencari sponsor membutuhkan persiapan yang matang bahkan hanya untuk dilirik oleh perusahaan.
Cara mencari sponsor untuk atlet: sebuah pertanyaan yang didahului pertanyaan lain
Bagaimana meminta sponsor dari Red Bull? Bagaimana saya mendapatkan sponsor dari GoPro? Bagaimana cara mencari sponsor untuk atlet? Mereka yang berprofesi seperti kami — pemasaran olahraga — mendengar pertanyaan-pertanyaan ini dan variasinya ribuan kali sepanjang karier. Sejumlah besar atlet, profesional maupun amatir, ingin meniru rekan mereka yang lebih terkenal atau sekadar mencari anggaran untuk musim berikutnya, terjun ke internet mencari jawaban mudah dan solusi cepat.
Namun demikian, pencarian sponsor adalah profesi yang sangat spesifik dan sama sekali tidak mudah, yang mengandaikan adanya pekerjaan yang sama metodisnya di dasarnya. Ini adalah profesi yang sangat unik — dan yang tidak kami jalankan, karena kami melayani perusahaan yang membutuhkan konsultasi sponsorship, bukan sebaliknya.
Kami telah memberikan, dalam artikel sebelumnya yang dapat Anda temukan di tautan ini, beberapa saran berguna bagi mereka yang memasuki dunia ini. Daripada mengulangi hal yang sama, kami ingin menyarankan perubahan pendekatan yang substansial bagi pencari sponsor. Kami percaya bahwa sebelum bertanya “Perusahaan mana yang bersedia mensponsori?” perlu didahului pertanyaan lain: “Apa yang bisa Anda tawarkan kepada perusahaan?“
Seprovokasi apapun kedengarannya, pertanyaan ini sangat penting. Anda mencari dana untuk kegiatan Anda, tetapi apa yang bisa Anda berikan sebagai imbalan kepada calon investor? Jawabannya ada di banyak bidang terkait pemasaran: visibilitas, keselarasan nilai, pembuatan konten, dan potensi koneksi B2B.
Sponsorship harus dilihat sebagai instrumen yang saling menguntungkan — memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam kesepakatan. Dan yang terpenting, harus dilihat sebagai alat yang mampu memenuhi kebutuhan komersial dan komunikasi sebuah merek. Menulis kepada perusahaan minuman energi besar meminta bantuan di liga kecil tanpa memberikan nilai tambah apa pun kemungkinan besar akan berakhir dengan penolakan, atau bahkan tidak mendapat respons.
Jauh lebih efektif adalah berfokus pada USP Anda — proposisi nilai unik (hal yang hanya bisa Anda tawarkan di pasar) yang memberikan keuntungan nyata bagi perusahaan. Dan ingat: sebagian besar waktu, bukan atletlah yang menemukan sponsor, melainkan sponsor yang menemukan atlet.
Mencari Sponsor
Kami tidak bergerak dalam mencari sponsor untuk atlet dan tim olahraga. RTR Sports bukan agensi pencari sponsor. Pekerjaan kami adalah memberikan konsultasi kepada perusahaan yang menggunakan atau bermaksud menggunakan olahraga sebagai alat pemasaran dan komunikasi. Kami sering dihubungi oleh tim olahraga atau atlet yang membutuhkan pendanaan — sayangnya kami harus menolak karena ini bukan fungsi kami. Kami tidak mengelola atlet (kegiatan yang dilakukan oleh manajer dan agen) dan tidak mencari sponsor untuk tim olahraga. Namun jika Anda adalah perusahaan yang ingin menjelajahi dunia sponsorship olahraga, kami akan dengan senang hati menjawab pertanyaan Anda — hubungi kami di info@rtrsports.com (pelajari lebih lanjut tentang apa itu sponsorship olahraga dan kegunaannya).
Pertanyaan yang sering diajukan tentang mencari sponsor
Frequently Asked Questions
Apakah RTR Sports membantu atlet dan tim menemukan sponsor?
Tidak. RTR Sports adalah konsultan pemasaran olahraga yang bekerja untuk perusahaan yang ingin menggunakan olahraga sebagai alat komunikasi — bukan untuk atlet atau tim yang mencari pendanaan. Jika Anda adalah perusahaan dan ingin menjelajahi peluang sponsorship olahraga, kami siap membantu.
Bagaimana cara kerja pencarian sponsor untuk atlet atau tim?
Mencari sponsor memerlukan pekerjaan persiapan: Anda perlu mengidentifikasi apa yang dapat ditawarkan kepada perusahaan sponsor — visibilitas, nilai, audiens — bahkan sebelum mengetahui kepada siapa harus menghubungi. Sponsorship adalah win-win: atlet atau tim harus memposisikan diri sebagai nilai tambah bagi merek, bukan sekadar pemohon dana.
Perusahaan mana yang bersedia mensponsori?
Pertanyaan yang paling berguna bukan ‘perusahaan mana yang mensponsori?’ tetapi ‘apa yang bisa Anda tawarkan kepada perusahaan?’. Sebelum mengidentifikasi calon sponsor, Anda perlu mengembangkan proposisi nilai yang jelas — USP yang menunjukkan manfaat nyata yang akan diperoleh perusahaan: visibilitas, audiens, konten, peluang B2B, dan keselarasan nilai.