In MotoGP, Sponsorship, Sponsorship Olahraga

Kendati beberapa perusahaan bersedia untuk mensponsori olahraga yang sangat populer, mereka terkadang enggan melakukannya lantaran tidak dapat melihat korelasinya dengan produk mereka. Secara historis, industri makanan adalah salah satu sektor yang paling khayal untuk bermitra dengan olahraga motor. Mari kita coba dan periksa masalah ini dengan mengambil sebuah contoh.

Ambil contoh sebuah produsen tuna kalengan dan bayangkan perusahaan ini kesulitan memahami cara produknya dapat dikaitkan dengan olahraga motor atau MotoGP. Manajemen perusahaan menyadari bahwa sponsorship olahraga mungkin sangat efektif dan terlibat dalam acara olahraga tersebut dapat mendatangkan manfaat besar. Namun, mereka juga berpikir bahwa perusahaan tak sanggup membayar akses selangit untuk terjun ke dalam sponsorship olahraga, baik dari segi alasan anggaran maupun secara logika. Sang Direktur Pemasaran telah memeriksa beberapa olahraga, mulai dari cabang olahraga paling populer yang paling banyak diliput televisi dan pers. Selain itu, ia telah mengumpulkan informasi seputar sepak bola, Formula1, balap sepeda klasik akbar seperti Tour de France di Prancis, Giro d’Italiadi Italia, dan Vuelta di Spanyol, dan tentu saja tak ketinggalan, MotoGP. Pada akhirnya, bagaimanapun juga ia telah memutuskan untuk mundur lantaran ia merasa bahwa anggarannya tidak cukup untuk sampai diperhatikan di lingkungan yang sangat diidam-idamkan dan meriah ini. Sebuah lingkungan sponsor yang semestinya hanya untuk dimanfaatkan secara eksklusif oleh perusahaan berkantong tebal.

Sejujurnya, selain alasan anggaran, motivasi sebenarnya yang menguatkan keputusan direktur untuk mundur tampaknya adalah keyakinannya bahwa MotoGP dan tuna kalengan ibarat bumi dan langit. Jadi, terlepas dari biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan cabang olahraga lain dengan tingkat visibilitas yang sebanding, jarak yang dirasakan antara roda dua dan tuna kalengan ujung-ujungnya membuat direktur tetap pasrah di garis tepi dan merelakan sarana pemasaran yang kuat dan efisien.

Dukungan untuk Kejuaraan MotoGP

Mari kita mulai dari pemirsa TV umum MotoGP. Menurut data 2018 yang disajikan oleh Dorna, 70% pemirsa TV adalah pria dan 30% wanita. Sekarang, mari kita kembali ke contoh awal kita, tuna kalengan: menarik untuk diketahui bahwa Spanyol dan Italia adalah dua negara Eropa dengan konsumsi tuna kalengan tertinggi per kapita. Ngomong-ngomong, Spanyol dan Italia juga merupakan negara asal dari banyak jawara roda dua masa lalu, sekarang, dan masa depan seperti Rossi, Marquez, Lorenzo, Biaggi, Vinales, Capirossi dan masih banyak lagi jagoan yang dikenal oleh semua orang, termasuk Ny. Smith. Dan, asal tahu saja, Ny. Smith bukan satu-satunya anggota keluarga yang berbelanja untuk rumah tangga, termasuk makanan.

Sejumlah alasan bagus bagi produsen makanan untuk mendukung cabang olahraga ini

Pertama, audiens target mengikuti mereka. Kedua, pembalap adalah atlet yang sangat memperhatikan pemilihan produk yang dikonsumsi. Makanan mereka diperhatikan oleh begitu banyak olahragawan kelas atas lainnya. Pelatihan yang mereka tempuh untuk dapat menunggangi roda dua yang luar biasa akan membuat mereka memenuhi syarat untuk bersaing di banyak cabang olahraga lainnya, mulai dari bersepeda hingga kebugaran https://www.youtube.com/watch?v=0XqhXoQ3J8M

Apa saja aktivitas di luar trek balap saat akhir pekan kompetisi?

Selain semua alasan bagus di atas, perlu diingat juga bahwa jam makan siang adalah momen penting dalam ekonomi hari balap dan tim, ketika vendor kompetitif di semua tingkatan. Vendor juga bersaing di bidang makanan dan mereka ingin menawarkan makanan terbaik kepada tamu mereka.

Perhotelan: restoran perjalanan Anda

Alih-alih menyorot produk secara langsung, beri tahu kami cara yang lebih baik untuk menempatkan produk Anda di bawah sorotan di tempat-tempat eksklusif seperti Perhotelan VIP selama acara olahraga spektakuler seperti balapan MotoGP. Selain memberikan visibilitas ke merek, Anda akan berkesempatan untuk membuat para tamu dan klien mencicipi keunikan Anda.

Ini hanyalah satu aspek. Sarana lainnya barangkali melalui acara yang diselenggarakan di paddock khusus untuk Anda.

Dan masih banyak contoh lainnya. Sponsorship ini dapat memberi Anda kesempatan untuk mengatur makan malam yang eksklusif di paddock, suasana yang luar biasa, bukan? di sinilah tempat para tamu dapat mencoba hidangan lezat yang dimasak dengan produk Anda sendiri, lalu berkeliling di kotak-kotak pada waktu yang fleksibel, yakni waktu ketika semua orang lebih santai dan siap untuk berbagi informasi teknis dan keingintahuan, dibandingkan jam-jam hiruk-pikuk pagi hari ketika orang sibuk menatap stopwatch dan tak ingin diganggu. Bagaimana rasanya jika Anda bisa mengundang pembeli dari rantai distribusi besar yang sudah lama Anda impikan untuk mengobrol santai dengannya dalam acara makan malam? Memiliki antusias yang sama untuk mencairkan suasana adalah titik awal yang cukup menarik, bukan?

Singkatnya, MotoGP dapat menawarkan berbagai manfaat kepada perusahaan makanan, termasuk:

  • penyampaian cerita yang kredibel tentang makanan yang dikonsumsi oleh pembalap;
  • platform promosi yang melakukan perjalanan ke pasar yang sangat vital;
  • ribuan tamu di VIP Village yang dapat ditawari kesempatan untuk mencicipi produk Anda*;
  • ribuan penonton untuk dilibatkan di lokasi dan di area perbelanjaan sirkuit balap**;
  • penggunaan acara untuk perhotelan dan humas, mis., pembeli B2B;
  • kesadaran merek, plang atau sponsorship tim/testimonial.

Ini hanyalah sebagian daftar peluang dari kemitraan dengan MotoGP yang dapat ditawarkan kepada setiap produsen bahan makanan, entah itu tuna kalengan atau produk lainnya.

Jika Anda ingin memeriksa bagaimana dan apakah produk yang serupa dengan milik Anda saat ini tengah digunakan oleh tim dan penyelenggara MotoGP dan bagaimana merek Anda dapat disosialisasikan menggunakan kejuaraan roda dua yang paling menarik, kirimkan pesan kepada kami di: info@rtrsports.com.

Sei interessato alla sponsorizzazione? Parliamone!

Compila il form qui in basso per ricevere notizie e aggiornamenti sul mondo del marketing sportivo, o per richiedere una consulenza.
Un membro del nostro staff ti ricontatterà in pochi minuti.

*Perlu kemitraan dengan penyelenggara kejuaraan.

**Perlu dicapai kesepakatan dengan penyelenggara kejuaraan.

Suka postingan ini? Jangan lewatkan kesempatan untuk membagikannya!

[eng-blog]
Riccardo Tafà
Riccardo nasce a Gulianova, si laurea in legge all’Università di Bologna e decide di fare altro, dopo un passaggio all’ ISFORP (istituto formazione relazioni pubbliche) di Milano si sposta in Inghilterra. Inizia la sua carriera lavorativa a Londra nelle PR, prima da MSP Communication e poi da Counsel Limited. Successivamente, seguendo la sua insana passione per lo sport, si trasferisce da SDC di Jean Paul Libert ed inizia a lavorare nelle due e nelle 4 ruote, siamo al 1991/1992. Segue un breve passaggio a Monaco, dove affianca il titolare di Pro COM, agenzia di sports marketing fondata da Nelson Piquet. Rientra in Italia e inizia ad operare in prima persona come RTR, prima studio di consulenza e poi società di marketing sportivo. 
Nel lontanissimo 2001 RTR vince il premio ESCA per la realizzazione del miglior progetto di MKTG sportivo in Italia nell’anno 2000. RTR tra l’altro ottiene il maggior punteggio tra tutte le categorie e rappresenta L’Italia nel Contest Europeo Esca. Da quel momento, RTR non parteciperà più ad altri premi nazionali o internazionali. Nel corso degli anni si toglie alcune soddisfazioni e ingoia un sacco di rospi. Ma è ancora qua, scrive in maniera disincantata e semplice, con l’obiettivo di dare consigli pratici (non richiesti) e spunti di riflessione.
Recent Posts

Leave a Comment

Scrivici

Scrivici un messaggio, verrai contattato al più presto.

pastorelli-mclaren-3agen pemasaran olahraga